Friday, January 11, 2013

hati

... salam ...

aku masih mahu mencoretkan sesuatu . tentang hati . sukar benar rasanya menjaga hati . dan bila kita yang menjaga hati , Allah ! masih ada yang cuba menjentik hati .

hati itu aku cuba kaliskan , biar debu dan kotor terlerai . cuma kadangkala , syaitan itu punya pelbagai cara . dari setiap selekoh yang dia punya dia akan cuba . dan tinggal diri kita . yang istiqomah atau gagal terjatuh .

ada satu hal yang aku gemar bila bersahabat . bila aku dan dia . tidak bicara sekali soal jodoh . soal cinta jauh sekali . jazakillah ya ukhti .

kadang - kadang aku sendiri gentar . bila remaja terlalu enak bicara tentang cinta . Allah . aku jadi malu sendiri . cinta itu hadir bila kamu sudah bersedia . tapi bagaimana kamu bisa bersedia , sedangkan Cinta yang membenarkan kamu bernafas di muka bumi ini belum lagi kamu peroleh . bilang dengan jari umur yang Dia beri pada kamu . selayak apa kamu balas cinta Dia . selayak apa yang kamu beri hingga indah benar kamu bicara tentang cinta lain . malu . malu pada diri kamu dan aku .

dengan hati yang sering berbolak balik . antara laungan azan dan movie yang hampir 3 minit untuk habis . mana satu menjadi pilihan kamu . Tiang Agama yang ibu dan bapa terapkan pada kamu ? atau hiburan dunia yang kamu kutipkan dalan perjalanan umur yang meningkat . mana pilihan kamu ? dan itu yang kamu bilang kamu sudah bersedia . dan di canang pada dunia kamu sanggup menunggu untuk dia mengambil kamu secara sah . Ah , dunia . sedangkan Dia yang sering menunggu kamu bersujud kembali pada Dia tiap waktu , tapi kamu ? tidak sekelumit mahu meraih panggilan Dia .
atau kamu tunggu panggilan Dia yang terakhir ?

zalim . ye , kamu sedang menzalimi diri . dengan menunjukkan pada dunia kebodohan yang kamu punya . kebodohan menjadi hamba cinta yang kamu agungkan .

dan kini , aku sedang menulis dengan jiwa kemarahan . marah pada sekalian mereka yang kehidupan penuh dengan cinta yang mereka anggap bahagia . 
lebih baik aku hentikan , sebelum aku kemarahan ini membuatkan aku mencampakkan kebodohan yang aku punya menjadi tatapan semua .

noktah dunia 

No comments: